Satu Dongeng

by 22.16 0 komentar
Oleh Maltuf A. Gungsuma
-hamsad rangkuti

ku minta satu dongeng darimu untuk anakku
dongeng seorang raja menunggang kuda
bukan nyanyian dalam bis atau di atas kereta

ku terlalu hafal dan mafhum
dongeng yang kau dengungkan pada malam
tentang malin kundang dan si lugu
gadis pengigau peminta kenangan
untuk menghapus yang terkenang

aku pun turuti segala perintahmu
menghapus bekas bibirnya pada bibir kekasihku
di malam dingin dengan bibirku

seperti kau papah mayat itu dari rel kereta
aku papah kekasihku dari linangan air mata
kau dapatkan bilangan rupiah dari pemilik toko
sebuah ciuman mendarat di jantungku

untuk satu dongeng darimu
ku sodorkan selembar cinta dan sekuntum kasih
anakku tidak bisa tidur sebelum seorang raja
menunggang kuda melewati pematang sawah
dari dalam mulutmu malam ini

Jogja, 2009

Maltuf A. Gungsuma

Penulis

Aku hanya seorang lelaki yang menjalani hidup ini dengan sederhana. Sesedarhana tidur untuk menyembuhkan kantuk dan sesederhana senyum untuk menyembunyikan luka. Ibuku pun mengajari, "Jika kau lapar di rantau, Nak, makanlah 1 gorengan dan minumlah yang banyak, niscaya akan kenyang". Ya, sesederhana itu.

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Saya bahagia bila Anda bersedia memberi komentar setelah membaca tulisan di atas. Terima kasih.